Feeds:
Posts
Comments

Skripsweet :)

Bismillaah…

huha ternyata sudah lama tidak memblog *kemana aja kaka* :p.
wokee mari mulai menulis..

Seharian ini saya menghabiskan waktu, eh bukan menghabiskan juga sih tapi memanfaatkan waktu saya buat ngambil data skripsi. oh ia introduction dulu, jadi skripsi saya ini perilhal community, menggunakan data primer dan kuesioner sebagai alat pengambilan datanya. kenapa community? nggak lab-laban ( read : laboratorium) yang lebih menantang mungkin? hem,

pertama: saya sangat suka masyarakat, tepatnya sangat suka membaur dengan masyarakat dan anak- anak

kedua : Bisa berbahasa sunda, haha ini modal yang sangat penting banget, semua penelitian skripsi di FK UNPAD khususnya ranah komunitas  itu harus dilakukan di jatinangor yang orang2nya ya orang sunda.

Ketiga, budget minimal ( modalnya: potocopian, transport, dan *bingkis-bingkasan*–> sesuaikan budget, ndak pun g masalah)

keempat, rada- rada serius nih –> melihat dari data Puskesmas Jatinangor mengenai kemajuan ASI ekslusif dan MP – ASI ( Makanan Pendamping ASI), ternyata masih sangat rendah khususnya di 3 desa yang sekarang menjadi tempat penelitian saya, di Desa XXX  banyak ibu- ibu yang tidak memberikan ASI ekslusif alias sudah memberikan MP-ASI kepada bayinya sebelum usia 6 bulan 😦 .

Kelima, Jadi bekal ilmu juga buat saya untuk kedepannya pas nanti jadi ibu- ibu  *Jangan ketawa, ini seriusan :p *

keenam , pengen banget jadi dokter anak hehe aamiin 😀

jeng- jeng dan akhirnya saya memilih departemen IKM ( Ilmu Kesehatan Masyarakat) dan IKA (Ilmu Kesehatan Anak) menjadi tempat pelabuhan skripsi saya *aiih* dan alhamdulillah dapat judul yang tepat dan departemen yang diinginkan 🙂

huha proses dari awal nyekrip sampe sekarang ngambil data panjang sekali bisa beratus- ratus episode, sampe- sampe ndak sempat nulis-nulis ria di blog, ini pun menyempatkan ngeblog karena seharian ini berkesan sekali dan ternyata besok ndak ada jadwal lab, hoyee *loh* dokternya lagi ada seminar internasional gitu. Jadi sedikit FREE malam ini –> sambil liat case- case tutorial yang berteteran 😦 !!
*alasan! sebenernya banyak waktu luang kok kalo disempetin. Bilang aja males nulis :p*

BAPPEDA

Liat dengan seksama, foto diatas tampak banget lalusuh, eh pas sesi foto langsung sumringah semua :p, sumringah surat ijinnya turun :D,  hehe maaf ya random. Foto ini diambil pas ngambil surat perijinan di BAPPEDA Sumedang , karena pengambilan datanya di daerah Jatinangor, harus minta ijin dulu sama yang punya daerah.

okaay, kembali ke inti penulisan, aaaaah senang sekali hari ini 😀
bertemu dengan Ibu kader Posyandu yang luar biasa baik, baik sekali. Namanya Ibu Kartini biasa dipanggil Ibu tuti *loh* 🙂
Beliau tinggal berdua dengan suaminya, dan anak satu-satunya sedang merantau menimba ilmu di suatu kota, sebutlah Cianjur. Ya, menjadi seorang santri menjadi pilihannya disana. Sebenarnya bu tuti punya 4 putra, namun karena Allah sayang banget sama beliau jadi ketiga putranya harus lebih dulu meninggalkan ibu tuti.

Cerita tentang anak pertamanya yang meninggal karena kecelakaan motor. Beberapa minggu setelah kecelakaan tersebut anaknya tidak mengeluhkan sesuatu. Namun setelahnya, putranya tersebut mengeluhkan sesak dan pusing. berobatlah putranya ke puskesmas, di puskesmas hanya diberi beberapa obat biasa. karena semakin sesak dan tak tertahankan, akhirnya bu tuti mengajak putranya ke RSUD, baru disana diketahui putranya mengalami *saya lupa diagnosisnya apa*, dan dirujuklah ke RSHS dan harus dilakukan operasi yang membutuhkan biaya sekitar 100 juta. Hem, yang ingin saya tebalin dari cerita ini adalah kesalihan putra bu tuti, beliau sangat sabar sekali.  mendengar banyak cerita langsung perihal kesabaran putranya tersebut, membuat saya ingin menangis, *dalam hati*. Dan menjalantahkan cerita tersebut ke dalam tulisan rasanya tidak akan cukup.
Ya Allah, semoga Engkau tempatkan putra bu tuti di tempat terbaik-Mu :).

Segala upaya sudah keluarga bu tuti lakukan. Ketika uang sudah terkumpul,  yang awalnya, putranya tersebut sangat bersemangat melakukan operasi, pada akhirnya dia memilih untuk tidak melakukan operasi. permintaannya hanya satu, ingin dekat dengan ibu dan dirawat di rumah saja :(.  Akhirnya keluarga membawa putra Ibu tuti pulang. Di saat-saat terakhir, pada suatu malam mereka habiskan waktu berdua dengan banyak cerita,  dari bada’ Isya hingga subuh menjelang, dengan nasehat- nasehat terakhirnya :(.

Mah, mamah yang sabar. ikhlaskan saya

Semakin hari putranya semakin lemah, mungkin karena tidak kuat beliau meminta untuk dioksigen, dirawatlah beliau di RSUD Sumedang.  Setelah beberapa hari dirawat,  putranya pulang ke rumah dan  meminta untuk semua keluarga dikumpulkan. 8 hari setelahnya putranya meninggal.

Allah, Sungguh  kematian datang pada siapapun, pada yang sakit  juga pada yang sehat, pada yang tua juga pada yang muda, bayi yang baru lahir sekalipun. Tidak akan pernah tahu kapan, di mana dan bagaimana cara kita meninggal. Yang pasti setiap yang bernyawa pasti akan meninggal ,

“Setiap yang berjiwa pasti mati.” (QS Al Anbiya: 35)

Namun terkadang kita suka lupa dengan hal ini. Semoga cerita ini bisa menjadi pengingat, khususnya bagi saya dan mempersemangat  untuk mempersiapkan bekal kelak,

“Dan berbekallah kalian, sesungguhnya sebaik baik bekal adalah takwa.” (QS Al Baqarah: 197)

Allah, semoga kelak Engkau wafatkan kami dengan kematian yang indah. Ijinkan kami menemui-Mu dengan senyuman indah, dalam keadaan khusnul khotimah.

Setelah berkeliling- keliling rumah mencari ibu- ibu (responden penelitian) dan ditemani ibu tuti *baik banget*, yang lokasinya berbukit- bukit seperti naik gunung. akhirnya beristirahatlah kami di rumah bu tuti, dan beliau menceritakan banyak hal tentang keluarganya tersebut dari pengalaman perantauan beliau *transmigrasi* sampai cerita proses bertemunya beliau dengan suaminya hehe. Di rumahnya, kami (saya dan teman 1 tims pengambilan data skripsi, sebutlah mbae *mba silvi*) disuguhi berberapa macam makanan mulai dari buah nangka hingga akhirnya masak mie rebus hehe *ibunya tau kita lapar*

Doa terakhir dari beliau, disaat kita pamit pulang ,

” Semoga lancar kuliahnya, skripsinya, dapet jodoh orang sunda, silaturrahim kita terjaga”

hehe doanya minta di bold banget, kayanya doa buat mbae   :p

Bersama Kader Posyandu

SP_A0153

Hehe sekian cerita pengantar malam saya, selamat istirahat dan doakan skripsi saya selesai tepat waktu 🙂
H-20 Draft Submission, BISA! 😀

dari sesepuh :)

Bismillah…

Teruntuk sahabat2ku yang tak pernah mengenal kata lelah demi memperjuangkan kebermanfaatan hidupnya. Teruslah berikan sebagian cahayamu meski dirimu kian rapuh, karna semakin lama, semakin lemah cahaya yang kau punya. Sebelum semuanya terlambat, berjuanglah untuk terus meneteskan keringat-keringat perjuangan. Ikhlaskanlah,, dan Malaikat akan selalu berdo’a atas semua pengorbanan-mu, dan Allah, akan senatiasa memberi kekuatan kepadamu..

Yakinlah, bahwa amanah yang kau emban bukan hanya kepercayaan yang manusia berikan kepadamu, tapi anugerah dan kepercayaan yang Allah titipkan padamu,Maka ketika kau merasa lelah, yakinlah Allah akan terus menjaga dan menguatkanmu…

Teruntuk sahabatku yang merasakan bagaimana sulitnya menjalankan setiap tuntutan yang ada,, Disaat tuntutan itu kau anggap bukan menjadi masalah yang harus kau penuhi,, disaat kau anggap setiap tuntutan itu tidak bermanfaat untuk dirimu,, disaat tuntunan itu membuatmu lebih lelah dan merasa membebani..

Berbahagialah ketika kau terus dituntut untuk melakukan banyak hal. Itu merupakan tanda bahwa pada dirimu terdapat banyak potensi yang dapat dijadikan sebagai sumber kebaikan…. Jangan pernah mengeluh untuk berbuat banyak dan manfaat. Karna suatu saat, akan ada kalanya kita menuai dari apa yang telah kita kerjakan… Bersabarlah…

Teruntuk sahabat2ku yang pernah merasa bekerja sendirian, dan ditinggalkan oleh teman seperjuangan,,, dan saat itu kau begitu lemah untuk melakukan segalanya,…
Bersabarlah, ada kalanya Allah mengujimu dalam kesendirian, Allah ingin melatihmu bersabar, dan IA ingin mengujimu, Apakah engkau benar-benar memiliki tekad yang kuat untuk melakukan banyak hal dalam kebaikan, walau dalam kesendirian… Maka tetaplah lakukan apa yang kau anggap patut untuk dikerjakan, karna Allah selalu melihat pengorbananmu..

Teruntuk sahabat yang merasa tidak dihargai atas kerja-kerja beratmu, Kau sudah mengeluarkan banyak tenaga dan fikiran, tapi disisi lain orang lain mengacuhkanmu, tak menghargai peluh yang kau keluarkan disaat kau telah mengorbankan segala-nya… kau korbankan waktu sibukmu,dan mengabaikan perhatianmu akan kepentingan dirimu,, Ikhlaskanlah,,, karna Allah sedang menguji ketulusan hati-mu, Menguji apakah kerja kerasmu, kau lakukan dengan segala keikhlasan, tanpa mengharapkan pujian, atau aspresiasi semu yang manusia berikan…

Teruntuk sahabat yang pernah merasa tersakiti oleh ulah sahabat yang kamu anggap begitu menjengkelkan,,,, dan saat itu hatimu terasa begitu tersakiti,, Terimalah dengan senyuman, karna sebenarnya perilaku menjengkalkan nya itu merupakan cara yang dipahaminya untuk mengakrabkan dirinya dengan-mu…Untuk saling memahami bukanlah hal yang sulit, Kita hanya butuh waktu untuk bertindak bijak dalam menjalin persahabatan.. walaupun terkadang caranya kau anggap keliru….

Teruntuk sahabat2ku, yang merasa keberadaanmu dalam menjalani amanah bukan pada posisi yang tepat, merasa kurang pantas atau kurang pengalaman dalam menjalankan amanah yang diberikan padamu.. Yakinlah, amanah tidak akan pernah jatuh pada orang yang salah,, Tidak ada ketetapan Allah yang begitu sia-sia dan meleset dengan percuma..

Yakinlah bahwa Allah ingin memberimu banyak pelajaran, Hal yang baru terkadang membuat-mu bisa lebih terbuka akan hal yang belum kau pahami sebelumnya, membuka pemikiranmu, bahwa dunia tak sesempit hal yang mampu terlihat oleh indera.. Pengalaman adalah guru yang keras, kau dipaksa menempuh ujian dahulu, baru mengetahui maknanya.. Namun aku yakin, pengalaman baru-mu akan menjadikan mu begitu kuat..

Dikutip dari Untuk Para Aktifis
-Menikmati Amanah-

Bismillaah…
banyak yang ingin saya ceritakan disini, perihal satu bulan kemarin selama KKN. Tapi, entahlah rasanya belum ada feel yang maksimal buat nulis- nulis, huhu. hanya ingin bilang terima kasih kepada semuanya …
Alarm dari masjid petanda waktunya berbuka dan imsak, Kumandang adzan di setiap 5 waktu, tarawih, tilawah bersama menunggu subuh, kuliah subuh hingga setengah 6 pagi, sungai cijolang, rakit, adik-adik kecil, ibu2, warga yang begitu ramah, “lingkaran besar” berisi adik2 yg sangat semangat, mama rini, teh ati, nenek ito, ibu2 kader, ibu2 dusun dadiharja, pengurus DKM, keluarga bapak ketua MUI disana di tempat KKN beserta teman2 kkn terima kasih ilmunya, selama sebulan kemarin 😀

Akan sangat merindukan Desa Dadiharja, Ciamis, terutama warga- warganya dan mama rini 😀

Bismillaah…
malam ini ceritanya lagi packing buat KKN, lalalaaaaaa. dari bada magrib dipotong isya dan tepat pukul 11.51 malam akhirnya bisa muat 1 koper juga hahaaa. seninya dalam perpakcingan itu adalah barang yang pengen kamu bawa banyaak, tapi tempatnya terbatas *menimbang betapa ribetnya nanti kalo bawa2 banyak*, dan akhirnya antara ngepack sama mikir kelamaan mikir :p
okeee, beberapa barang yg mau saya bawa nanti, dilist dulu yaak :
1. baju formal (3), kalo masalah baju formal mostly baju saya memang formal2 semua dikit kaos ya g terlalu ribetlah. yg ribet milih bajunya yang mana yg mau dibawa hahahaa. 2 disimpan dalam koper, 1 dipake pas pemberangkatan ( tips : pilih baju yg sekiranya bisa gampang kering biar nyantai nanti nyucinya)

2. kostum serbaguna (2) : maksudnya baju yang bisa dipake kotor2an kalo nanti misalnya harus ngadain kunjungan ke sawah/ kebun dan bisa dipake juga buat olahraga, 1 stel aja cukup kayanya ( kaos, celana olahraga, rok item bunga2)

3. baju tidur (2)

3. alat sholat ( sejadah, mukenanya 2)

4. handuk

5. obat pribadi ( saya bawa dalam 1 kotak khusus dan isinya macam2)

6. termos kecil

7. seperangkat alat makan ( gelas, sendok, mangkok, piring), 1 aja cukup
8. terminal listrik

9. kaca+ kosmetik sederhana ( bedak, sun block, pelembab, hand body) + pembalut

10. seperangkat alat mandi –> sabun, cuci muka, sikat gigi, odol, kumur mulut.
11. jilbab langsungnya bawa 3 cukup

12. jaket (2)

13. …………………………….

14. kaos kaki 10 pasang

15 sendal jepit (1)

16. hanger (4)

17. sepatu crocks (1)

18. manset ( sesuaikan dengan baju yg dibawa)

19. laptop + modem –> ngerjain skripsi, hahaha

20. bawa bahan buat belajar remed2

21. fotocopy KTP(4) + pas foto 3×6 (1)

22. susu + gula+ kopi+ teh manis

23. biskuit dan roti secukupnya

24 abon yang banyaaaak + makanan ringan yang banyaaaaak

25. chargeran laptop+ hape

26. kain *kalo di sunda sih nyebutnya samping* gunanya buat basahan kalo mandi

27. bad cover, hmmm –> bad cover = selimut + seprei (1)
28. buku2 bacaan ( sirah nabawiyah, fiqh wanita, nikmatnya merayakan cinta -ust.salim-, buku2 tarbawi lainnya)

29. pilem, hehehehe 😀
30. Iqro+ kisah2 nabi buat dibagiin ke anak2

31. jas almamater

32. uang secukupnya.

oalaaaaa, ini banyak juga ya barang bawaannya. list barang dengan niat pulang ke rumah hahahaaa 🙂

Bismillaah..
Alhamdulillaah tunai sudah saya menjadi bagian dari KELINCI Acipa ( Keluarga Inti Asy-syifaa’ FK UNPAD), dan tahun ini (2013) saya kecemplung (lagi) *eh*, Allah memberikan 2 amanah cinta-Nya di penghujung akademik perkuliahan saya, menjadi mahasiswa tingkat akhir dengan segala ke-hectic-an skripsi , akademik , amanah FULDFK DEW3 dan FKDF yang saya rasakan berat, ya sangat berat karena disini saya dituntut untuk lebih mengoptimalkan ke-tawazun-an saya antara amanah akademik dan dakwah, dan utamanya adalah tentang pertanggungjawaban langsung saya kepada-Nya kelak !

Seorang Murrabi pernah berkata, ” Amanah itu tidak akan pernah salah memilih orang, dan kewajiban kita adalah meyakinkan Allah bahwa Dia tidak salah memilih kita”. Ya, Allah tidak akan pernah memberikan suatu amanah yang tidak sesuai dengan kemampuan hamba-Nya, Allah akan memberikan amanah kepada pundak kita karena Dia yakin bahwa pundak kita siap untuk memikulnya, bismillaah…!

FULDFK DEW3, kali ini saya akan berbicara tentangnya!

Sebenarnya belum bisa bicara banyak, karena kita  baru bertemu pertama kali di acara RAKERWIL * rapat kerja wilayah*kemarin (23-24/ 3). Namanya, PENGUUUUUUUUIN, eitss bukan penguin yang cuma punya 2 warna  yak. ini penguin yang memiliki banyak warna, Pengurus Inti FULDFK DEW3, yeaaaa! saya juga nggak ngerti, kenapa dalam setiap organisasi penamaannya selalu bawa-bawa nama hewan, jahaa *tanya sesepuh* :p.

Teh Ara : kakak tingkat saya di UNPAD, angkatan 2009. beliau juga dulunya adalah kakak FASIL saya waktu zamannya saya jadi Mahasiswa Baru. Menjadi Bendahara wilayah selama 2 tahun kepengurusan, bagi saya itu keren banget dengan aktivitas barunya menjadi seorang “Dek Koas” sekarang ,hee :p. semangat koasnya teteh  😀

kak hali : FKUI 2010. Kadept. KKIA, temennya kak Urwah, selalu tersenyum, kritis. semoga kita bisa lebih mengenal lagi ke depannya 🙂

akh adit : FK YARSI –> Mas’ul DEW3

akh Gema : FKUI –>Sekertaris wilayah DEW3, temenya atika primandina *teman angkatan saya*

akh Tori : FK UMJ –>kadept Humas dan IT yang super semangat!

akh azri : FK UNISBA–> Kadept Financial

Akh randika : FK UNISBA –> Kadept P&K

well, walau belum berbincang banyaak di dunia nyata dan belum sering ketemu, tapi saya sudah merasakan banget kekeluargaanya disini. Semoga Allah menguatkan kita hingga akhir 🙂

Jalan Dakwah mengajarkan bahwa kami memang membutuhkan dakwah, kebersamaan dengan saudara-saudara di jalan ini menegaskan bahwa kami harus hidup bersama mereka agar berhasil dunia dan akhirat”

” Jika ada yang bertanya, bagaimana sekumpulan orang yang tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu sebelumnya, bisa bersatu padu memperjuangkan agama Allah? maka jawablah, hati kami terpaut dalam tautan iman, dan kami bekerja untuk Allah Yang Maha Luas karunia-Nya, maka kami tak perlu mengkhawatirkan upahnya! ”

 

Image

Puteri Tidur

lalalalalalaaa

Bagaimana jika, rupanya, rangkulmu tak cukup lebar untuk merengkuh semua orang yang engkau sayangi?

Engkau menjadi lilin yang berupaya, sekuat tenaga, menyinari sekelilingmu sementara tubuhmu habis dimamah api.

Allah, aku meminta kekuatan dari-Mu

Image